FKIK UNIB Gelar Yudisium Periode ke-41, Usung Tema “Lulusan FKIK UNIB Tangguh”

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) menyelenggarakan Yudisium Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Periode ke-41 yang diikuti oleh 22 peserta pada hari Rabu, 8 Juli 2026 pukul 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Lulusan FKIK UNIB Tangguh” sebagai penguatan nilai ketangguhan, profesionalisme, dan kesiapan lulusan dalam menghadapi tahapan pengabdian berikutnya.

Yudisium menandai selesainya tahapan akademik pada Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Setelah melalui proses pendidikan profesi dan pembelajaran klinis, para peserta dinyatakan telah memenuhi persyaratan akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peserta Yudisium Periode ke-41

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Senat FKIK UNIB, Mardhatillah Sariyanti, S.Si., M.Biomed., Wakil Dekan Bidang Akademik FKIK UNIB, Dr. dr. Dessy Triana, M.Biomed., serta Dekan FKIK UNIB, dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D.

Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas ketekunan dan komitmen mereka selama menjalani pendidikan profesi. Para lulusan juga diingatkan untuk terus menjaga integritas, etika profesi, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap pasien maupun masyarakat.

Memasuki acara inti, Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, dr. Sri Yunita, M.Biomed., Sp.PD., membacakan Surat Keputusan Yudisium Periode ke-41. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman capaian akademik dan pemberian penghargaan kepada peserta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terbaik.

Yudisium Periode ke-41 mencatatkan rata-rata IPK lulusan sebesar 3,64. Dari 22 peserta, sebanyak 21 lulusan memperoleh predikat Sangat Memuaskan, sedangkan satu lulusan memperoleh predikat Memuaskan. Penghargaan IPK terbaik 1 diberikan kepada Silvi Pebriyanti dengan IPK 3,75; IPK terbaik 2 diberikan kepada Desna Amanda Dahlia dengan IPK 3,74; dan IPK terbaik 3 diberikan kepada Rizqita Destilyana dengan IPK 3,74.

Selain capaian IPK, rata-rata masa studi peserta pada tahap pendidikan profesi tercatat selama dua tahun enam bulan. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran pelaksanaan proses pendidikan dan pembelajaran klinis pada Program Studi Pendidikan Profesi Dokter FKIK UNIB.

Pemberian penghargaan kepada lulusan dengan IPK terbaik

Sejalan dengan tema kegiatan, para lulusan diharapkan memiliki ketangguhan dalam menghadapi tantangan pada dunia pelayanan kesehatan. Ketangguhan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan klinis, tetapi juga mencakup kesiapan mental, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, tanggung jawab, dan etika profesi.

Pada yudisium kali ini, Dekan FKIK UNIB menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga mental well-being. Hal ini dilatarbelakangi oleh tingginya tantangan serta tekanan sosial yang dihadapi oleh dokter muda, khususnya saat menjalani program internship hingga praktik mandiri di masa depan. Oleh karena itu, para lulusan diimbau untuk meningkatkan pemahaman terkait gangguan mental health seperti burnout, kecemasan (anxiety), depresi, dan PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), sekaligus menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan dan penanganannya.

Melalui Yudisium Periode ke-41, FKIK UNIB menyampaikan apresiasi kepada seluruh lulusan, keluarga, dosen, pendidik klinis, tenaga kependidikan, serta rumah sakit dan fasilitas kesehatan jejaring yang telah mendukung proses pendidikan.

Foto bersama kegiatan yudisium periode ke-41

FKIK UNIB mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Periode ke-41. Para lulusan diharapkan dapat terus mengembangkan kompetensi, menjaga profesionalisme, serta memberikan kontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat [KED-NAM-NW].

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)