PROSESI SUMPAH DOKTER PERIODE KE-38 FKIK UNIB

Gambar 1. Sambutan oleh Rektor UNIB dan Dekan FKIK UNIB

Gambar 2. Sambutan oleh perwakilan dokter baru

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) sukses menyelenggarakan upacara Sumpah Dokter Periode ke-38 sebagai bentuk pengukuhan resmi bagi para lulusan dokter baru. Kegiatan khidmat ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Ruang Aula Lantai III Gedung FKIK UNIB. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, dan kegiatan ini diselenggarakan secara resmi oleh Dekanat FKIK UNIB di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor UNIB, Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si. Turut hadir sejumlah tamu undangan penting, diantaranya perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Bengkulu, Ketua IDI Wilayah Bengkulu, jajaran Direktur Rumah Sakit mitra (RSUD M. Yunus, RS Bhayangkara, dan RSUD Bengkulu Tengah), serta pengurus Ikatan Alumni FKIK UNIB. Kehadiran pimpinan berbagai Rumah Sakit dan Puskesmas jejaring di wilayah Bengkulu menjadi highlight utama yang menegaskan kuatnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mencetak tenaga medis berkualitas.

Prosesi pengambilan sumpah kali ini diikuti oleh 17 dokter baru yang telah dinyatakan lulus dalam ujian nasional profesi dokter melalui UKMPPD. Rangkaian acara berjalan sistematis, dimulai dari sambutan pimpinan, prosesi inti pengambilan sumpah, hingga penyerahan piagam sumpah dokter. Pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua IDI Wilayah Bengkulu dengan mengucapkan Sumpah Hippocrates yang diikuti dengan penuh penghayatan oleh seluruh dokter baru. Agenda ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pembacaan doa sebagai bentuk syukur atas keberhasilan para lulusan.

Berikut nama-nama dokter yang dilantik pada Sumpah Dokter Periode ke-38:

  1. Putri Syifa Nabilah, S.Ked.
  2. Syauqi Habibullah, S.Ked.
  3. Nadifa Nur Aulia, S.Ked.
  4. Muhammad Daffa Hanifan, S.Ked.
  5. Dea Amalia Putri, S.Ked.
  6. Tiara Armilia Putri, S.Ked.
  7. Muhammad Ayyub Sugiyono, S.Ked.
  8. Rahmatul Khairani, S.Ked.
  9. Chariza Mauli Ananda Pane, S.Ked.
  10. Altaria Erthafauziah Opaladu, S.Ked.
  11. Kurnia Pratiwi, S.Ked.
  12. Inayah Anisah, S.Ked.
  13. Nur Amaliyah Hayatun, S.Ked.
  14. Aan Suryadi, S.Ked.
  15. Zhafran Hafizhki, S.Ked.
  16. Mardhatillah, S.Ked.
  17. Rizky Ramadhan, S.Ked.

Gambar 3. Pengucapan Sumpah Hippocrates

Dalam sambutannya, Rektor UNIB mengucapkan selamat atas selesainya proses pendidikan yang panjang ini. Beliau menitipkan pesan simbolis bahwa nama baik almamater kini terpatri di pundak para dokter baru dan berharap mereka senantiasa diberikan kemudahan serta keberkahan dalam menjalankan tugas mulia di tengah masyarakat. Harapan besarnya, para dokter baru ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu dan membawa manfaat luas bagi derajat kesehatan nasional

Senada dengan hal tersebut, Dekan FKIK UNIB, dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D., turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan ketangguhan yang ditunjukkan para dokter baru sepanjang masa pendidikan yang penuh tantangan. Beliau menekankan bahwa melampaui kemahiran intelektual, seorang dokter sejati wajib memiliki etika yang tak tergoyahkan serta empati tulus dalam melayani pasien. Pesan ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi para dokter muda dalam menghadapi dinamika dunia kesehatan yang semakin kompleks, di mana nilai-nilai kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas utama.

Gambar 4. Foto dokter yang dilantik bersama Rektor UNIB dan Dekan FKIK UNIB

Dalam sambutan yang penuh haru dari perwakilan dokter baru, dr. Putri Syifa Nabilah, S.Ked., dan dr. Aan Suryadi, S.Ked., menegaskan bahwa gelar dokter bukan hanya sekadar pencapaian akademik, melainkan hasil ketangguhan diri yang didorong oleh bimbingan dosen serta doa tanpa putus dari orang tua. Mereka menekankan bahwa esensi profesi medis terletak pada empati dan ketulusan, di mana seorang dokter harus mampu memanusiakan manusia serta meringankan beban sesama. Melalui refleksi ini, para dokter baru berkomitmen menjadikan sumpah yang diikrarkan sebagai janji seumur hidup untuk mengabdi dengan integritas moral dan nilai kemanusiaan sebagai prioritas utama. [KED-ENS]

Gambar 5. Foto dokter yang dilantik bersama dosen dan tenaga kependidikan

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)