Tim Pengabdian FKIK UNIB Tingkatkan Kesiapsiagaan Kegawatdaruratan Guru Generasi Rabbani

2026-09-29 RA | Ed.WS-NAM

Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga memegang peran vital dalam menjamin keselamatan dan kesehatan lingkungan sekolah. Menyadari pentingnya kesiapsiagaan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) menggelar pelatihan pertolongan pertama bagi para pendidik dengan pendanaan dari PNBP Universitas Bengkulu. Kegiatan PkM yang bertajuk “Optimalisasi Peran Guru sebagai First Responder melalui Pelatihan Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar) dan Manuver Heimlich untuk Mendukung Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Sekolah Selingkung Yayasan Generasi Rabbani Kota Bengkulu”, telah diselenggarakan pada Sabtu, 26 September 2026 di Masjid SMP IT Generasi Rabbani.

 Sebanyak lebih dari 70 guru dan tenaga pendidik di lingkungan Yayasan Generasi Rabbani tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan interaktif ini. Keterlibatan aktif para pendidik ini didasari oleh pemahaman bahwa pada kondisi darurat seperti henti jantung, penurunan kesadaran, hingga tersedak, pertolongan awal yang tepat pada kondisi kegawatdaruratan dapat membantu meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum bantuan medis professional tersedia. Oleh karena itu, peningkatan kesiapsiagaan guru dalam memberikan pertolongan pertama menjadi penting di lingkungan sekolah.

Tim pengabdian masyarakat ini melibatkan gabungan dosen dan mahasiswa Kedokteran FKIK UNIB, yaitu dr. Rizkianti Anggraini, M.K.K., dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed., AIFO-K., Vernonia Yora Saki, S.K.M., M.K.M., serta mahasiswa Mayang Aprilia dan Mutiara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan medis menjadi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam kegiatan ini, dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed., AIFO-K berperan sebagai narasumber sekaligus instruktur, dengan memberikan materi, demonstrasi, dan pendampingan praktik mengenai Basic Life Support (BLS) serta penanganan tersedak menggunakan manuver Heimlich. Sementara itu, dr. Rizkianti Anggraini, M.K.K. turut berperan sebagai instruktur, mendampingi peserta dalam memahami dan mempraktikkan teknik pertolongan kegawatdaruratan secara benar. Pembelajaran dilakukan tidak hanya melalui pemaparan materi, tetapi juga demonstrasi dan praktik langsung. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami prinsip pertolongan pertama sekaligus mempraktikkan keterampilan dasar penanganan kondisi darurat di sekolah.

Demonstrasi aktivasi respons kegawatdaruratan oleh dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed., AIFO-K (kiri); Ketua Yayasan Generasi Rabbani, Dr. Iip Aripin, M.T.Pd, mengikuti simulasi CPR (kanan)

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan guru selama sesi diskusi dan praktik. Peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik, termasuk mengajukan pertanyaan mengenai penerapan BLS dan penanganan tersedak di lingkungan sekolah. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan guru sebagai bagian awal dari respons kegawatdaruratan di lingkungan sekolah sebelum bantuan medis medis profesional tiba.

Peserta antusias melakukan simulasi CPR dan Manuver Heimlich

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan kesehatan di lingkungan sekolah. Ke depan, penguatan kapasitas tersebut dapat dilanjutkan melalui pelatihan berkala, simulasi kegawatdaruratan, pembentukan tim respon darurat, serta penyusunan prosedur pertolongan pertama di setiap satuan pendidikan.

Tim Pengabdian FKIK UNIB berfoto bersama peserta kegiatan di akhir sesi

Kehadiran lebih dari 70 peserta yang antusias menjadi modal penting untuk membangun komunitas sekolah yang siaga, aman, dan tanggap darurat secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah, pengetahuan kegawatdaruratan diharapkan dapat diterapkan sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih siaga dan aman. (RA | Ed.WS-NAM)

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)