Refleksi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: FKIK UNIB Gelar Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) menyelenggarakan Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH (Medical Advances & Research in Local, Biomedical, Ocean, Rural, and Overall Universal Global Health) 2026 pada Minggu, 13 September 2026. Acara yang digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-17 FKIK Universitas Bengkulu ini bertempat di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, dan turut disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta mulai pukul 07.00 WIB, sebelum memasuki Opening Ceremony yang dibuka oleh MC serta diiringi lagu Indonesia Raya dan Mars FKIK UNIB yang dibawakan oleh Paduan Suara Mahasiswa FKIK UNIB. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia Simposium Nasional, dr. Elvira Rosana, M.Biomed., M.Med.Sc., Sp.A, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta harapan agar simposium ini mampu memperkuat sinergi lintas profesi dalam mendukung kesehatan ibu dan anak. Sambutan dilanjutkan oleh Dekan FKIK Universitas Bengkulu, dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D, yang menegaskan pentingnya peran akademisi kesehatan dalam menjawab isu prioritas nasional terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Pembukaan resmi dibuka melalui pemukulan gong oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Bengkulu, Bapak Yasman, Amk., S.Pd., M.Pd., M.KM. sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan imposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026.
Sambutan dan pembukaan Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026 oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Bapak Yasman, Amk., S.Pd., M.Pd., M.KM.
Simposium tahun ini mengangkat tema "The First 1000 Days: Bridging Maternal, Neonatal, and Child Health for a Healthier Generation". Tema tersebut mengangkat kesinambungan kesehatan maternal, neonatal, dan anak dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, mulai dari masa sebelum kehamilan, kehamilan, kelahiran, hingga anak berusia dua tahun. Simposium diikuti 326 pendaftar dari kalangan mahasiswa, dokter umum, bidan, dokter spesialis, perawat, tenaga kependidikan, dan dosen.
Materi simposium dibuka melalui sesi pertama bertajuk Etika Kedokteran, yang disampaikan oleh dr. Erlina Panca Putri, M.H., dengan dipandu moderator dr. Sylvia Rianissa Putri, M.Sc., Sp.P. Sesi ini menegaskan pentingnya aspek etik dalam pelayanan kesehatan maternal dan anak sebagai fondasi praktik klinis yang bertanggung jawab.
Sesi kedua mengangkat isu kesehatan maternal, diawali dengan keynote speech oleh Sri Nuryanti, S.ST., M.H. bertajuk “The First 1000 Days: Investing Early, Impacting Lifelong Health”. Materi dilanjutkan oleh Dr. Aripin Syarifudin, Sp.OG, Subsp. F.E.R. mengenai kesehatan pra-konsepsi melalui “Before the First Day: Optimizing Preconception Health for Better Pregnancy Outcomes”, serta dr. Juen Vardona, Sp.OG., Subsp.Obginsos yang membahas penanganan kehamilan risiko tinggi berbasis bukti dalam “Healthy Pregnancy, Healthy Future: Evidence-Based Management of High-Risk Pregnancy”. Rangkaian sesi ini ditutup dengan Panel Discussion I bertema “From Preconception to Delivery: Current Challenges in Maternal Care”, yang dipandu moderator dr. Fahrur Rozi Illahi, Sp.OG, menghadirkan perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan (Sp.OG(K)).
Penyerahan cinderamata kepada salah satu narasumber usai pemaparan materi kesehatan anak dan tumbuh kembang
Sesi ketiga berfokus pada kesehatan neonatal, nutrisi, dan tumbuh kembang anak. dr. Jumnalis, Sp.A membawakan materi “The Golden Hour: Evidence-Based Care for Every Newborn” mengenai penanganan menit-menit awal kelahiran. Selanjutnya, dr. Noor Diah Erlinawati, M.Gz, Sp.GK memaparkan “Feeding the Future: Nutrition Across the First 1000 Days”, disusul Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A., Subsp.TKPS yang membahas deteksi dini gangguan tumbuh kembang anak melalui “Growing with Potential: Early Detection of Growth and Developmental Disorders”. Rangkaian sesi ini diakhiri dengan Panel Discussion II bertema “One Child, One Team: Strengthening Collaboration Throughout the First 1000 Days”, yang dipandu moderator dr. Elvira Rosana, M.Biomed., M.Med.Sc., Sp.A, mempertemukan perspektif ilmu kesehatan anak dan gizi untuk membangun sinergi interprofesional.
Suasana kegiatan Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026 saat pemaparan materi dan sesi diskusi bersama narasumber
Selain menjadi wadah pertukaran ilmu melalui diskusi interaktif, gelaran simposium tahun ini juga semakin meriah dengan diadakannya kompetisi poster ilmiah yang terbagi dalam tiga cabang tema, yakni Kesehatan Anak, Kesehatan dan Kedokteran Umum, serta Obstetri dan Ginekologi dengan total 66 karya peserta. Gelar Juara 1 diraih oleh Muhammad Abdillah Roikhan dari Universitas Airlangga melalui karya/poster ilmiah mengenai metode scoring baru untuk triase Home-Based Kangaroo Mother Care. Sementara Juara 2 diraih oleh Neng Kurniati dari Prodi D3 Kebidanan FKIK UNIB dengan inovasi alat ukur TFU berbasis Caliper, dan Juara 3 disabet oleh Amrullah Ikhwan dari Prodi Pendidikan Profesi Dokter FKIK UNIB melalui karya ilmiah mengenai sinektomi pada sinus preaurikular.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja sivitas akademika dan tenaga kependidikan, panitia menyerahkan penganugerahan FKIK Awards 2026 di akhir acara. Pada kategori Dosen Awards, predikat Ter-Inspiratif diraih oleh dr. Rizkianti Anggraini, M.K.K., dr. Julianty Kusuma, Sp.OG, Ns. Titin Aprilatutini, S.Kep., M.Pd., dan Yetti Purnama, SST., M.Keb. Kategori Ter-Ramah diberikan kepada dr. Hesty Rhauda Ashan, Sp.PK, dr. Pasihulizan, Sp.B-KBD, Ns. Lia Novita Sari, S.Kep., M.Kep., dan Bd. Damayanti, S.Tr.Keb., M.Keb. Sementara kategori Ter-Inovatif dimenangkan oleh dr. Indria Asrinda, M.Biomed., dr. Noor Diah Erlinawati, M.Gizi, Sp.GK, Ns. Imron Rosyadi, M.Kep., dan Fitri Ramadhaniati, S.S.T., M.Keb. Untuk penganugerahan Tendik Awards, kategori Ter-Dedikatif disematkan kepada Ajeng Trias Sandiana, Apt. dan Neshy Sulung, S.ST., M.K.M. Predikat Ter-Ramah diraih oleh Hendri Medhika dan Farisma Rusdianasari, S.ST., sedangkan kategori Ter-Sigap diberikan kepada Robert Sefte Pirdinando, SP dan Yulianthi, S.ST.
Seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan closing remarks dari Dr. dr. Maria Eka PY, M.Biomed., AAM. Secara keseluruhan, Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026 berhasil menghimpun 326 pendaftar dari kalangan mahasiswa, dokter umum, bidan, dokter spesialis, perawat, tenaga kependidikan, dan dosen, ditambah 66 karya poster ilmiah dari berbagai institusi kesehatan dan perguruan tinggi di Indonesia, dengan jangkauan peserta hingga ke Sumatera, Jawa, dan Papua Tengah. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi: 66,7% peserta menyatakan kegiatan ini memenuhi ekspektasi secara penuh, dan 80,2% menilai materi yang disampaikan sangat bernilai bagi peningkatan kompetensi profesional maupun akademis mereka. Antusiasme peserta turut tercermin dari tingginya minat keberlanjutan, di mana 94,8% peserta menyatakan ingin kembali berpartisipasi dalam simposium ilmiah FKIK UNIB berikutnya.
Foto bersama peserta, narasumber, dan panitia penyelenggara di penghujung Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026
Simposium Nasional 1st MARLBOROUGH 2026 menjadi forum pertukaran pengetahuan mengenai kesehatan maternal, neonatal, dan anak dalam periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Melalui kegiatan ini, FKIK UNIB berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas profesi dan mendorong pemanfaatan pengetahuan berbasis bukti dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. ilmu. [KED | Ed.WS-NAM]












