Tim Pengabdian UNIB Gelar Edukasi Gizi dan Pemantauan Pertumbuhan Anak di PAUD Desa Rindu Hati

2026-09-14 NDE | Ed. WS

Bengkulu Tengah – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bengkulu (UNIB) menyelenggarakan kegiatan edukasi gizi interaktif dan pemantauan pertumbuhan anak di PAUD Desa Rindu Hati, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Jum’at (7/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pengabdian Kemitraan (PPM-K) yang didanai oleh Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Universitas Bengkulu melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bengkulu Tahun 2026.

Program bertajuk “Pengembangan Model Edukasi Gizi Berbasis Sekolah dan Pemantauan Pertumbuhan Anak melalui Program Kemitraan Perguruan Tinggi dan PAUD Desa Rindu Hati” ini dipimpin oleh dr. Noor Diah Erlinawati, M.Gizi, Sp.GK, bersama Kezia Elian Devina, S.Gz., M.Gz., dan Kiki Amaliah, S.H., M.H. Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa, yaitu Afiyah Zahra, Safira Putri, dan Fathia Fannia Azzahra.

Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya edukasi gizi terstruktur dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Pemantauan berat badan dan tinggi badan juga belum dilaksanakan secara rutin di lingkungan PAUD. Padahal, PAUD merupakan lingkungan strategis untuk memperkenalkan kebiasaan makan sehat sekaligus mendukung deteksi dini masalah pertumbuhan anak. Sebanyak 13 anak didik mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan antropometri, edukasi gizi menggunakan media ‘Isi Piringku’, dan permainan flash card ‘Pilih Makanan Sehat’. Seluruh kegiatan dirancang dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis permainan agar sesuai dengan tahap perkembangan kognitif dan rentang perhatian anak usia dini.

Foto pemeriksaan antropometri anak PAUD (kiri) dan edukasi gizi melalui permainan ‘Isi Piringku’ (kanan)

Pemeriksaan antropometri meliputi pengukuran berat badan dan tinggi badan yang diinterpretasikan sesuai indeks standar usia serta jenis kelamin. Tim pengabdi menekankan bahwa pengukuran tunggal ini hanya merupakan data awal (baseline) yang belum menggambarkan arah maupun kecepatan pertumbuhan anak. Oleh karena itu, pemantauan berkala tetap diperlukan. Apabila dalam pemantauan ditemukan anak yang memerlukan perhatian lebih lanjut, orang tua akan dianjurkan memperoleh pendampingan dan berkonsultasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Foto edukasi gizi flash card ‘Pilih Makanan Sehat’

Setelah pemeriksaan antropometri, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi gizi melalui permainan ‘Isi Piringku’. Fasilitator memperkenalkan empat kelompok makanan, yaitu makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah, menggunakan bahasa sederhana dan gambar yang familiar bagi anak. Setiap peserta kemudian diminta memilih dan menempatkan gambar makanan pada bagian piring yang sesuai. Kegiatan berikutnya menggunakan flash card bergambar makanan sehat dan makanan yang konsumsinya perlu dibatasi. Anak diminta mengenali gambar dan menentukan kelompok makanan secara mandiri. Fasilitator secara aktif memberikan apresiasi atas jawaban yang tepat dan menjelaskan kembali jawaban yang belum tepat menggunakan kalimat sederhana.

Media “Isi Piringku” dan flash card selanjutnya dapat digunakan kembali oleh guru dalam pembelajaran bertema makanan, tubuh sehat, atau kebiasaan hidup sehat. Guru dapat memodifikasi permainan dengan menggunakan gambar pangan lokal, menghubungkannya dengan bekal yang dibawa anak, atau mengajak anak menyusun contoh menu sederhana.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNIB bersama guru dan peserta didik PAUD Desa Rindu Hati, Bengkulu Tengah

Keberlanjutan program akan dilakukan melalui pengulangan edukasi gizi oleh guru, pelibatan orang tua dalam penerapan kebiasaan makan sehat di rumah, serta pemantauan berat badan dan tinggi badan setiap tiga bulan. Hasil pengukuran berkala diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih bermakna mengenai arah pertumbuhan anak. Melalui kegiatan ini, kemitraan antara perguruan tinggi dan PAUD tidak hanya menghadirkan edukasi gizi yang menarik bagi anak, tetapi juga memperkuat peran sekolah dalam pemantauan pertumbuhan. Program ini merupakan bentuk kontribusi Universitas Bengkulu dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat sejak usia dini serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. [NDE | Ed. WS]

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)