MEU FKIK UNIB Gelar Webinar Clinical Teaching Bersama Pakar dari Kanada

2026-06-28 KED-NAM-SZ

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) melalui Medical Education Unit (MEU) menyelenggarakan webinar clinical teaching bertajuk “Effective Precepting: Tips and Tricks from a Canadian Preceptor Coach” pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 10.00–12.00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan Dr. Clayton Dyck, MD, FCFP dari University of British Columbia, Kanada, sebagai narasumber.

Webinar ini ditujukan untuk memperkuat kompetensi dokter pendidik klinis atau preseptor dalam membimbing mahasiswa kedokteran pada tahap profesi. Kegiatan diikuti oleh 24 peserta yang terdiri atas preseptor dari rumah sakit pendidikan jejaring dan dosen Program Studi Kedokteran FKIK UNIB.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIK UNIB, dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik klinis agar proses pembimbingan mahasiswa dapat dilaksanakan secara terstruktur, objektif, suportif, serta tetap memperhatikan keselamatan pasien.

Dr. Clayton Dyck, MD, FCFP menyampaikan materi mengenai strategi preseptorship dan pengajaran klinis yang efektif.

Dalam pemaparannya, Dr. Clayton Dyck membagikan pengalaman mengenai pendidikan kedokteran keluarga di Kanada serta berbagai pendekatan yang dapat digunakan dalam pengajaran klinis. Salah satu materi yang dibahas adalah RIME Framework, yaitu kerangka untuk menilai perkembangan kemampuan mahasiswa secara bertahap.

Kerangka RIME mencakup tahap Reporter, ketika mahasiswa mampu mengumpulkan dan menyampaikan data klinis; Interpreter, ketika mahasiswa mulai menganalisis informasi klinis; Manager, ketika mahasiswa mampu menyusun rencana penatalaksanaan; serta Educator, ketika mahasiswa mampu memperdalam dan membagikan pengetahuan yang diperoleh.

Narasumber juga memperkenalkan konsep Chilliwack Hack sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung observasi mahasiswa dari jarak jauh. Pendekatan tersebut dapat membantu pendidik klinis melakukan supervisi secara lebih fleksibel di tengah padatnya aktivitas pelayanan kepada pasien.

Webinar dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D. bersama Safira Zamrudiani, S.K.M., M.P.H. Peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pendidikan klinis, termasuk cara meningkatkan keaktifan dan kepercayaan diri mahasiswa, mengelola waktu antara pelayanan pasien dan kegiatan pengajaran, serta memberikan respons yang tepat ketika mahasiswa melakukan kesalahan.

Peserta berdiskusi bersama narasumber mengenai tantangan dalam membimbing mahasiswa pada tahap pendidikan klinis.

Diskusi juga menekankan pentingnya menjaga keselamatan pasien sekaligus membangun iklim pembelajaran yang aman dan suportif. Kesalahan mahasiswa perlu ditangani melalui supervisi, refleksi, dan pemberian umpan balik yang konstruktif agar proses pembelajaran tetap berlangsung tanpa mengabaikan kenyamanan dan keselamatan pasien.

Melalui webinar ini, peserta memperoleh tambahan wawasan mengenai teknik observasi, penilaian perkembangan mahasiswa, dan pemberian umpan balik dalam pendidikan klinis. Pembahasan mengenai RIME Framework juga membuka peluang bagi MEU dan para preseptor untuk mengkaji penerapannya sebagai salah satu pendekatan evaluasi mahasiswa di rumah sakit pendidikan jejaring.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengembangan kapasitas dosen dan pendidik klinis yang dilakukan secara berkelanjutan oleh FKIK UNIB. Melalui pembelajaran dan kolaborasi dengan pendidik dari institusi internasional, FKIK UNIB berharap mutu pendidikan klinis dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembentukan dokter yang kompeten, profesional, dan beretika. [KED-NAM-SZ].

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)