Sosialisasi Big Data Center IMERI-IDEALAB FKUI: Dukungan Pengelolaan Data Riset untuk FKIK UNIB
Bengkulu, Kamis (19 Februari 2026) - Kegiatan sosialisasi layanan Big Data Center (BDC) IMERI-IDEALAB FKUI dilaksanakan melalui platform daring Zoom Meeting mulai pukul 10.00 WIB. Pada kegiatan ini, tim BDC khusunya bidang bisnis dan IT memaparkan layanan serta peluang kolaborasi, dengan salah satu pemateri tercatat atas nama Alif Muhammad, S.T. Kegiatan sosialisasi diikuti dengan antusias oleh dosen FKIK Universitas Bengkulu.
Narasumber menjelaskan peran krusial BDC sebagai pusat layanan data dan analitik yang komprehensif, mencakup penyimpanan data, pengelolaan katalog, proses pelabelan (labeling), hingga analisis berbasis komputasi awan. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah komitmen BDC terhadap keamanan sistem serta tata kelola data yang transparan dan bertanggung jawab.
Materi juga menyoroti mekanisme pengendalian akses dan tata kelola data. BDC menggunakan server yang berada di Indonesia dan menerapkan pengaturan akses pada katalog data (public, protected, dan private) sesuai kebutuhan kolaborasi dan perlindungan data.
Layanan unggulan yang diperkenalkan dalam sosialisasi meliputi:
- AI Project Package: dukungan SDM dan tools untuk pelabelan hingga analisis data sesuai kebutuhan proposal penelitian.
- Machine Learning Class: kelas pengenalan hingga tingkat lanjut yang dapat disesuaikan dengan jenis data dan kebutuhan peserta.
- Data Storage & Data Catalogue: unggah data ke penyimpanan terpusat dan kelola visibilitas/aksesnya melalui katalog.
- Labeling Tools: fasilitas pelabelan untuk data teks, suara, maupun video; termasuk opsi drag-and-drop untuk pengguna pemula.
- Workspace berbasis notebook: ruang kerja untuk pengguna yang sudah terbiasa melakukan analisis dengan coding.
- Kolaborasi melalui remote access: memungkinkan kolaborasi lintas institusi dengan pengaturan akun dan akses yang terkontrol.
Sebagai bukti keberhasilan, BDC memaparkan sejumlah proyek yang telah diimplementasikan seperti kategorisasi tipe kulit orang Indonesia, prediksi tren wilayah kasus dengue, pengembangan model penilaian PICS, integrasi data kanker payudara, hingga proyek-proyek analitik lain seperti diagnosis epilepsi, diabetes, tumor otak, analisis emosi mahasiswa, dan klasifikasi sekuens DENV.
Pada sesi tanya jawab, peserta mendiskusikan kemungkinan dukungan untuk data sequencing, pemanfaatan data open/publik, skema pembiayaan yang menyesuaikan kompleksitas proyek, perkiraan durasi pengerjaan, serta kebutuhan minimal jumlah data (misalnya untuk data berbasis citra).
FKIK UNIB menyambut baik pemaparan ini sebagai langkah awal untuk memperkuat kolaborasi riset berbasis data kesehatan, sekaligus mendorong tata kelola data yang aman dan bertanggung jawab. Kedepannya, tindak lanjut dapat difokuskan pada pemetaan kebutuhan riset prioritas, kesiapan data, serta bentuk pendampingan teknis yang paling relevan untuk tim peneliti di FKIK UNIB. [NAM-ENS-KED]
Gambar 1. Kegiatan sosialisasi Big Data Center (BDC) IMERI-IDEALAB









