Deteksi Dini Diabetes Mellitus tipe 2: Upaya Ajak Warga Hidup Sehat!
Salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Kesehatan yang berfokus pada Deteksi Dini Penyakit Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh tim pengajar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (UNIB) pada hari Sabtu, 07 Juni 2025 di RT.06 RW.02 Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban dan dihadiri oleh warga setempat.
Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang semakin meningkat angka kejadiannya di Indonesia. Penyakit ini sering kali tidak terdeteksi pada tahap awal, sehingga dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius. Oleh karena itu, kegiatan deteksi dini menjadi sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan penyuluhan yang dilakukan oleh dr. Syeri Febriyanti, M.Epid. yang menjelaskan tentang faktor risiko, gejala, dan pentingnya gaya hidup sehat dalam mencegah DM Tipe 2. Disampaikan juga bahwa pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang cukup, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin adalah kunci untuk mencegah diabetes.
Setelah sesi penyuluhan, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pengukuran kadar gula darah, tekanan darah, dan indeks massa tubuh (IMT). Tim medis yang terdiri dari mahasiswa kedokteran dan dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNIB memberikan layanan yang ramah dan profesional, serta memberikan konsultasi langsung kepada peserta mengenai hasil pemeriksaan mereka.
Kegiatan pengabdian ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Terlihat antusias warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi kesehatan. Banyak warga yang datang sejak pagi hari, mengantri dengan sabar untuk mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah dan konsultasi dari tim medis. Beberapa di antara mereka mengungkapkan rasa ingin tahunya mengenai kesehatan mereka, terutama terkait dengan faktor risiko diabetes yang mungkin mereka hadapi.
Selain itu, suasana kegiatan dipenuhi dengan semangat kebersamaan, warga juga saling berbagi informasi dan pengalaman mengenai kesehatan. Banyak peserta yang tidak hanya datang untuk memeriksakan diri, tetapi juga mengajak anggota keluarga dan tetangga mereka, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan orang-orang terdekat.
Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNIB untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. (SF/VYS).












