Skripsi Mahasiswi FKIK UNIB Terbit di Jurnal Internasional Terindeks Scopus Q3 Scripta Medica

2026-06-05 WS-NAM

Prestasi membanggakan kembali hadir dari lingkungan akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB). Riskita Ayudira Salsabila, mahasiswi FKIK UNIB, berhasil mempublikasikan artikel ilmiah yang bersumber dari skripsinya di jurnal internasional Scripta Medica, jurnal yang terindeks Scopus dengan klasifikasi Quartile 3 (Q3) SJR.

Artikel tersebut berjudul Global Research Trends and Risk Factors for Loneliness in Older Adults dan diterbitkan pada edisi Maret-April 2026, Volume 57, Nomor 2, halaman 445-459, dengan DOI 10.5937/scriptamed57-60482. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) dengan analisis bibliometrik dua fase. Dalam proses penyusunannya, Riskita dibimbing oleh dua dosen FKIK UNIB yang turut tercatat sebagai co-author, yaitu Vernonia Yora Saki, S.K.M., M.K.M. dari Departemen Kedokteran Komunitas dan dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed. dari Departemen Anatomi.

Riskita Ayudira Salsabila bersama dosen pembimbing, Vernonia Yora Saki, S.K.M., M.K.M. dan dr. Ahmad Azmi Nasution, M.Biomed., dalam dokumentasi pemaparan skripsi yang telah dipublikasikan di jurnal internasional terindeks Scopus Q3.

Penelitian ini mengangkat isu kesehatan yang semakin relevan, yaitu kesepian pada kelompok lanjut usia. Riskita mengkaji 2.927 publikasi ilmiah dari dua basis data bereputasi, yaitu Scopus dan Web of Science (WoS), yang terbit pada rentang tahun 2015-2024. Data tersebut kemudian dianalisis dan divisualisasikan menggunakan perangkat lunak Biblioshiny dan VOSviewer untuk memetakan tren riset global serta faktor-faktor risiko yang berkaitan dengan kesepian pada lansia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian akademik global terhadap isu kesepian pada lansia meningkat tajam sejak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Kebijakan pembatasan sosial selama pandemi turut memengaruhi kualitas dan kuantitas interaksi sosial lansia, sehingga mendorong peningkatan penelitian di berbagai negara. Kesepian pada lansia tidak hanya dipandang sebagai persoalan emosional, tetapi juga sebagai faktor risiko kesehatan yang multidimensional, mencakup aspek psikologis, kognitif, klinis, sosial, dan lingkungan.

Penelitian ini mengidentifikasi empat kelompok besar faktor risiko yang saling berkaitan, yaitu faktor psikososial dan lingkungan sosial, faktor klinis dan fungsional, faktor epidemiologis dan kesehatan masyarakat, serta dampak pandemi dan konteks global. Temuan tersebut menegaskan bahwa kesepian pada lansia memerlukan respons terpadu dan tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan medis atau psikologis semata.

Selain memetakan tren riset global, studi ini juga menemukan sejumlah topik yang masih memerlukan kajian lebih lanjut, antara lain hubungan kesepian dengan fibrilasi atrium, gangguan kognitif, osteoporosis, risiko jatuh, teknologi dan digitalisasi, serta faktor agama dan budaya. Celah kajian tersebut membuka peluang bagi peneliti berikutnya untuk memperluas riset mengenai kesepian pada lansia, termasuk dalam konteks masyarakat Indonesia.

Dari peta kontribusi global, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Italia tercatat sebagai tiga negara dengan produktivitas publikasi tertinggi dalam bidang ini. Indonesia berada pada peringkat ke-39 dari 88 negara yang berkontribusi. Data tersebut menunjukkan pentingnya mendorong lebih banyak riset lokal yang berkualitas dan berdaya saing internasional, termasuk dari Bengkulu.

Keberhasilan Riskita Ayudira Salsabila menjadi bukti bahwa karya ilmiah mahasiswa FKIK UNIB memiliki peluang untuk berkontribusi dalam percakapan akademik global. Capaian ini juga mencerminkan dukungan dosen pembimbing dan komitmen FKIK UNIB dalam mendorong penelitian mahasiswa hingga mampu dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.

FKIK UNIB menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Riskita Ayudira Salsabila serta dosen pembimbing atas capaian ini. Semoga prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan sivitas akademika FKIK UNIB untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat [WS-NAM]

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)