Bangun Ekosistem Riset Kolaboratif dan Berdampak, FKIK UNIB Gelar Workshop Rumpun Ilmu Kesehatan

2026-05-11 KDPL-MS

Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bengkulu menyelenggarakan workshop bertajuk “Strategi Membangun Riset Kolaboratif: Dari Proposal Hibah Hingga Publikasi Bersama”, pada 4 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari wujud nyata komitmen fakultas bersama UPPM dalam peningkatan kapasitas dosen, khususnya dalam penguatan budaya riset, serta upaya memperluas jejaring kolaborasi ilmiah dengan lintas bidang ilmu kesehatan.

Gambar 1. Peserta Workshop “Strategi Membangun Riset Kolaboratif: Dari Proposal Hibah Hingga Publikasi Bersama

Mengawali acara, Ketua Panitia sekaligus Ketua UPPM FKIK Universitas Bengkulu, Mardhatillah Sariyanti, S.Si, M.Biomed, menyampaikan sambutannya, bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai upaya memperkuat budaya riset kolaboratif dalam rumpun bidang ilmu kesehatan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antar program studi serta peningkatan kualitas proposal penelitian agar mampu bersaing dalam skema hibah nasional maupun internasional. Selain itu, disampaikan pula harapan agar workshop ini dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus langkah awal membangun ekosistem riset di FKIK, ekosistem di mana setiap dosen merasa didukung untuk meneliti, difasilitasi untuk berkolaborasi, dan diapresiasi ketika karyanya terbit serta berdampak bagi masyarakat.

Gambar 2. Sambutan Ketua Panitia Workshop

Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan FKIK Universitas Bengkulu, dr. Rosaria Indah, M.Sc., Ph.D. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan arah strategis fakultas dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Beliau juga menegaskan bahwa FKIK berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dosen dan peneliti, khususnya dalam menghasilkan riset yang tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.

Gambar 3. Sambutan Dekan FKIK UNIB

Pembukaan simbolis oleh Dekan menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan workshop, yang dipandu oleh moderator dr. Novriantika Lestari, M.Biomed yang mengantarkan kegiatan diskusi yang interaktif, terstruktur, dan komunikatif. Kegiatan ini ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), yaitu Prof. Dr. Melva Louisa, S.Si., M.Biomed dari Departemen Farmakologi dan Terapeutik dan Dr. Apt. Rani Wardani Hakim, M.Biomed. dari Departemen Ilmu Farmasi Kedokteran. Kedua narasumber memberikan paparan komprehensif terkait strategi membangun riset kolaboratif yang efektif, mulai dari tahap perumusan ide riset yang relevan dengan kebutuhan pendanaan, penyusunan proposal hibah yang memiliki daya saing tinggi, hingga strategi membangun kolaborasi lintas institusi dan lintas disiplin ilmu.

Gambar 4. Narasumber Workshop dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Dalam sesi pemaparan utama, narasumber menekankan bahwa riset kolaboratif tidak hanya bergantung pada kemampuan individu peneliti, tetapi juga pada kemampuan membangun ekosistem penelitian yang solid. Hal ini mencakup pentingnya komunikasi ilmiah antar peneliti, pembagian peran yang jelas dalam tim riset, serta keselarasan visi dalam menghasilkan luaran penelitian yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga memiliki potensi hilirisasi dan dampak bagi masyarakat.

Gambar 5. Suasana Kegiatan Workshop

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang sangat dinamis. Para peserta dari berbagai program studi di lingkungan FKIK Universitas Bengkulu, yaitu Program Studi Kedokteran, Program Profesi Dokter, Keperawatan, Kebidanan, dan Farmasi, aktif mengajukan pertanyaan terkait tantangan yang mereka hadapi dalam penelitian, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun publikasi. Diskusi juga mengarah pada isu-isu strategis seperti penguatan kolaborasi antar prodi, pemanfaatan data penelitian bersama, serta peluang riset multidisiplin di bidang kesehatan. Suasana kegiatan secara keseluruhan berlangsung produktif dan kolaboratif, mencerminkan antusiasme tinggi sivitas akademika bidang ilmu kedokteran dan kesehatan UNIB dalam mengembangkan kapasitas riset. Workshop ini tidak hanya menjadi forum transfer ilmu, tetapi juga menjadi wadah pertukaran pengalaman dan peluang penjajakan kerja sama riset antar bidang ilmu kesehatan.

Gambar 6. Penyerahan Plakat dan Sertifikat kepada Narasumber dan Moderator

Melalui rangkaian kegiatan ini, FKIK Universitas Bengkulu menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset yang berkelanjutan serta mendorong pengembangan institusi menuju pusat unggulan di bidang ilmu kesehatan dan biomedik di tingkat regional, nasional maupun internasional. (KDPL, MS)

Gambar 7. Panitia Workshop

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)