Penyuluhan Berjudul Peran Vitamin D dalam Menjaga Daya Tahan Tubuh (Dalam Perspektif Islam) pada Anggota Nasyiatul Aisyiah

Vitamin D merupakan salah satu zat gizi yang penting untuk tubuh. Vitamin D berperan dalam kesehatan tulang dan homeostasis kalsium, serta berperan penting dalam upaya proteksi tubuh kita dari berbagai penyakit infeksi.  Beberapa penelitian yang telah dilakukan di berbagai belahan dunia  membuktikan bahwa vitamin D berperan dalam proses penghambatan ekspresi dan pengurangan transkripsi dari beberapa cytokine pro-inflamasi. Selain itu, disebutkan pula bahwa  vitamin D juga berperan dalam peningkatan cytokine T-helper yang memiliki fungsi anti-inflamasi. Selain sebagai regulator imun, vitamin D juga diduga dapat berperan sebagai antivirus dan antiinflamasi. Potensi antivirus vitamin D bekerja melalui peningkatan regulasi peptide anti-mikrobial; sementara potensi antiinflamasinya terjadi melalui interaksi vitamin D dengan protein angiotensin-converting-enzyme-2 (ACE2) selaku reseptor pelekatan virus , contohnya SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19.
Vitamin D adalah vitamin yang dapat larut dalam lemak, artinya dapat disimpan di dalam tubuh untuk waktu yang lama. Ada dua jenis utama vitamin D, yaitu vitamin D2 dan vitamin D3. Vitamin D2 (ergocalciferol) berasal dari tumbuhan, bisa ditemukan pada beberapa jenis jamur. Sementara, vitamin D3 (cholecalciferol) ditemukan pada ikan, minyak ikan, kuning telur, dan sinar matahari. Vitamin D dapat terbentuk secara alami ketika kulit terpapar sinar matahari secara langsung. 
Nilai normal kadar vitamin D dalam tubuh manusia ialah 30-100 ng/mL. Seseorang dikatakan mengalami kekurangan vitamin D jika kadar vitamin D dalam tubuhnya < 20 ng/mL. Selain penderita penyakit kronis (gagal ginjal, gagal jantung, kanker, penyakit paru), ibu hamil dan menyusui, lansia juga termasuk kelompok yang berisiko mengalami defisiensi vitamin D. Defisiensi vitamin D pada lansia dapat menyebabkan meningkatnya risiko mengalami penyakit infeksi, osteoporosis, penyakit kardiovaskular, gangguan memori dan kognitif (demensia), serta gangguan psikis berupa depresi.
Berdasarkan latar belakang kondisi tersebut, pada hari Kamis tanggal 10 Februari 2022 yang lalu, diadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan pada Ibu-ibu anggota Nasyiatul ‘Aisyiah Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan di Aula Panti Kasih Ibu Kota Bengkulu. Penyuluhan yang diberikan oleh dr. Lala Foresta Valentine Gunasari, M.Biomed ini dihadiri oleh 43 orang peserta yang semuanya berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 20-60 tahun. Pada penyuluhan tersebut disampaikan beberapa informasi terkait dengan vitamin D, antara lain fungsi vitamin D bagi tubuh, sumber vitamin D, nilai normal kadar vitamin D dalam tubuh, kelompok yang berisiko mengalami defisiensi vitamin D, efek buruk bagi kesehatan jika mengalami defisiensi vitamin D, serta upaya untuk mencegah defisiensi vitamin D. 
Seiring dengan pertambahan usia, kemampuan tubuh manusia untuk memproduksi Vitamin D3 akan semakin menurun. Penurunan kualitas paparan oleh sinar matahari dapat meningkatkan risiko untuk mengalami insufisiensi dan defisiensi vitamin D. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memastikan kecukupan harian vitamin D dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D3, seperti daging sapi, hati sapi, ikan, telur, dan susu. Di samping itu, suplementasi vitamin D3 juga dapat diberikan  untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D di dalam tubuh. Pemberian suplementasi vitamin D3 untuk dewasa disarankan dengan dosis 600-800 IU/hari. 
Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini berjalan lancar dan menyenangkan. Peserta sangat bersemangat dan antusias menanggapi materi yang disampaikan. Banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait dengan ketidaktahuan mereka mengenai informasi yang baru diterima maupun untuk mengonfirmasi informasi yang pernah mereka ketahui sebelumnya dari sumber lain. Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh peserta dan pengurus Nasyiatul ‘Aisyiah Provinsi Bengkulu sebagai penyelenggara. Mereka sangat mengharapkan kegiatan penyuluhan tentang kesehatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan berkesinambungan.

Video Profil

E-Campus

Wisuda Online E-Paper Mail Unib E-Paper E-Learning E-Jurnal Portal Akademik Digilib

Pengunjung

Pranala Luar

Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Free Medical Journal

Promoting free access to medical journal

Hindawi Pubishing Cooperation

Open Access journals across many areas of science, technology, and medicine

Ikatan Dokter Indonesia

Indonesian Medical Association - organisasi Profesi bagi dokter di seluruh wilayah Indonesia

MDPI – Open Access Publishing

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute)